The Law of Large Number – Berhentilah Melawan Hukum Ini!

Anda sadari atau tidak kita hidup di dunia yang penuh dengan hukum.

Ada Hukum Gravitasi yang mencegah Anda untuk melayang-layang dan memastikan benda apapun untuk jatuh ke bawah.

Jika Anda melakukan yang baik Anda akan menerima yang baik. Itulah Hukum Tabur Tuai.

Ada pula Hukum Penawaran dan Permintaan (Supply and Demand) yang membuat harga bergerak naik dan turun.

Kenapa Anda tidak bisa berhubungan seks kepada siapapun yang Anda mau? Karena ada hukum “Dilarang Berzinah” yang mencegah Anda untuk melakukannya (walaupun sebenarnya Anda pengin banget).

Ada Hukum Kekekalan Energi.

Ada Hukum Tarik Menarik.

Ada Hukum Rimba. Siapa yang kuat dia yang menang.

Ada Hukum Alam.

Ada Hukum Spiritual.

Dan masih banyak lagi.

Kita hidup di naungi oleh banyak hukum dan seringkali kita (mau tidak mau) hidup di dalam hukum-hukum tersebut.

Trading?

Tak ada bedanya.

Trading itu permainan angka. Numbers Game.

Trading itu permainan peluang. Game of Probability.

Dan setiap permainan angka atau permainan peluang di seluruh Alam Semesta yang diameternya 93 Miliar Tahun Cahaya ini berlaku sebuah hukum yang disebut dengan THE LAW OF LARGE NUMBER atau HUKUM BILANGAN BESAR.

Karena judi termasuk permainan angka maka Hukum Bilangan Besar berlaku di dalam judi.

Mulai dari lotre, judi togel apalagi judi kasino.

Ngomong-ngomong soal judi, biasanya kata “judi” keluar dari mulut pihak yang kehilangan uang.

Bagi pihak yang untung? Ya tentu saja namanya adalah “Bisnis Yang SANGAT MENGUNTUNGKAN”

Apa Anda pernah tahu ada bandar togel yang bangkrut?

Saya tidak.

Apakah Anda pernah lihat ada bos penyedia lotre rugi besar?

Sayangnya tidak ada.

Pernahkah Anda mengetahui ada Kasino yang tutup karena banyak penjudi yang menang?

Tidak ada! Dan itu tidak akan pernah terjadi!

Satu pertanyaan besar KENAPA? KOK BISA?

Kenapa para bandar judi ini selalu untung? Kenapa rumah judi hampir mustahil untuk bangkrut?

Ini jawabannya tolong catat baik-baik:

KARENA MEREKA MEMAHAMI DENGAN SANGAT BAIK DAN MEMANFAATKAN THE LAW OF LARGE NUMBER!

Mereka tahu bagaimana cara kerja The Law of Large Number!

Mereka memanfaatkan prinsip-prinsip dalam The Law of Large Number untuk keuntungan mereka.

Bagaimana caranya?

Teruslah membaca dan Anda akan menemukan jawabannya.

Anda juga akan mengetahui bagaimana caranya memanfaatkan The Law of Large Number dalam trading sehingga Anda bisa profit konsisten.

Ayo kembali ke dasar.

Apa itu The Law of Large Number (Hukum Bilangan Besar)?

Sebelum kita melangkah lebih jauh kepada pembahasan The Law of Large Number ada baiknya Anda baca kembali artikel tentang probabilitas ini.

It’s a good starting point.

Mari kita lanjut.

Apa itu The Law of Large Number?

Hukum Bilangan Besar (The Law of Large Number) adalah prinsip statistik dan teori probabilitas yang menyatakan semakin banyak jumlah sampel yang digunakan dari suatu kejadian, maka hasil pantauan mungkin akan semakin mendekati rata-rata populasi.

The Law of Large Number menyatakan bahwa jika peluang terjadinya sesuatu adalah X% maka hasil akan semakin mendekati peluang X% tersebut jika semakin banyak jumlah sampel yang diambil.

Anda bingung dengan pengertian di atas?

SAMALAH KITA!

Biar gak makin bingung langsung saja kita ke contoh soal (yaelah bro..udah kayak pelajaran matematika di SMP aja).

Contoh terbaik adalah lemparan koin. Koin memiliki 2 sisi yaitu angka dan gambar. Jika Anda lempar koin maka peluang muncul angka 50% dan gambar 50%.

Jika Anda lempar koin 2 kali maka skenario yang muncul bisa:

1.Gambar – Gambar

2.Angka – Angka

3.Gambar – Angka

4.Angka – Gambar

Tapi yang pasti Anda tidak akan tahu persis bagian mana yang akan muncul walaupun Anda mengetahui peluang muncul masing-masing angka dan gambar adalah 50%.

Contoh di atas baru sampel lemparan koin 2 kali.

Bagaimana jika Anda lempar koin 10 kali? Berapa kali angka muncul atau gambar akan muncul? Apakah persis akan muncul hasil 5 angka 5 gambar? Anda tidak akan tahu.

Bisa saja dari 10 kali lemparan muncul 5 angka 5 gambar. Bisa juga 4 angka 6 gambar. Bisa juga 2 angka 8 gambar. Bisa juga 10 angka 0 gambar.

Ketika lempar koin HASIL ANGKA atau GAMBAR YANG MUNCUL ITU TIDAK TERDISTRIBUSI DENGAN RATA dan jika sampel lemparan koinnya terlalu sedikit hasil yang muncul tidak relevan dan tidak bisa dijadikan acuan.

Katakanlah misalnya setelah 10 kali lempar koin Anda mendapati 3 angka dan 7 gambar.

Apakah Anda akan membuat Karya Ilmiah dengan kesimpulan seperti ini: “Setelah melakukan uji coba pada 10 kali lemparan koin saya mendapati hasil 3 angka dan 7 gambar. Itu artinya peluang angka muncul hanya 30% saja dan peluang gambar muncul 70% dari setiap lemparan koin”?

Tidak bukan?

Kenapa? Karena cara kerjanya bukan begitu saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang saya cintai.

Lantas apa yang salah? Apa yang salah dari koin Anda? Apa yang salah dari lemparan Anda? Tidak ada.

Kenapa lemparan koin yang memiliki peluang muncul angka maupun gambar 50/50 hasilnya malah tidak 50%?

Disinilah prinsip The Law of Large Number berlaku.

Karena sampel lemparan koinnya terlalu sedikit maka hasil yang muncul adalah hasil acak dan tidak relevan. Tetapi jika Anda melakukan minimal 100 kali lemparan koin dan mencatat hasilnya maka Anda akan menemukan bahwa probabilitas muncul angka maupun gambar mendekati 50/50. Semakin banyak jumlah lemparan koin semakin bagus.

Jadi intinya seperti ini:

Jika sampel lemparan koin sangat sedikit (misalnya 10 kali) Anda tidak bisa memprediksi berapa kali muncul angka atau gambar. Bahkan jika hasil yang muncul adalah gambar 10 kali beruntun maka pada lemparan ke-11 peluang muncul angka tetap 50/50.

Tetapi jika Anda melempar koin hingga 10.000 kali maka peluang muncul baik angka maupun gambar akan mendekati hasil 5000 kali. Prinsip The Law of Large Number akan bekerja dengan baik.

The Law of Large Number Dalam Judi

Di awal tulisan ini saya mengatakan para bandar judi memahami dengan sangat baik cara kerja The Law of Large Number.

Tidak hanya memahamai cara kerjanya, mereka juga memanfaatkan prinsip dalam The Law of Large Number untuk keuntungan mereka.

Bagaimana caranya?

Para bandar judi ini tahu bahwa probabilitas (peluang) seseorang untuk menang judi sangat kecil atau hampir mustahil!

Berapa peluang Anda menang togel dengan benar menebak 4 angka?

1 : 10.000 atau setara dengan 0.01%!

Berapa peluang terbaik Anda untuk bisa menang lotre?

1 : 100.000.000 atau setara dengan 0.000001%!

Karena para bandar judi ini tahu peluang seseorang untuk menang judi hampir tidak ada, mereka MENAWARKAN HADIAH YANG SANGAT BESAR DENGAN TARUHAN YANG SANGAT KECIL agar orang-orang tergoda.

Agar penjudi-penjudi ini SILAU MATA DENGAN HADIAHNYA DAN MENGABAIKAN PELUANG BERHASILNYA! Dan biasanya orang-orang ini merasa mampu untuk melawan kemustahilan itu! Mereka bahkan tidak menyadari kebodohan mereka. Mereka tidak menyadari mereka sedang melawan The Law of The Large Number. Karena mereka melawan hukum ini ya akhirnya mereka bangkrut. Bisa kaya dari menang judi hanya tinggal diangan-angan yang tidak akan pernah bisa terwujud.

Berdasarkan prinsip The Law of Large Number dengan peluang berhasil hanya sekecil 0.01% Anda tidak akan mungkin menang berapapun hadiah yang akan terima. Jika Anda tetap ngotot, uang Anda akan habis.

Lah iya toh?

Misalnya judi togel, untuk berpeluang 1 kali menang Anda harus melakukan minimal 10.000 uji coba. Jika 1 x uji coba butuh biaya Rp 1000 maka untuk melakukan 10.000 kali uji coba Anda butuh dana Rp 10.000.000 dan itupun Anda belum tentu menang dan kalo menangpun uang yang Anda terima tidak sebanding dengan uang yang sudah Anda keluarkan.

Dari sisi bandar judi lain cerita.

Mereka memanfaatkan prinsip The Law of Large Number. Mereka tidak masalah hanya ngambil “duit receh” dari tiap orang. Mereka memanfaatkan faktor kali.

Jika beli togel hanya butuh biaya Rp 1000 dan ada 100.000 orang yang beli togel tiap hari itu artinya bandar togel ini terima tiap hari Rp 100.000.000. Katakanlah tiap hari bandar togel bayarin orang yang menang hingga 50% dari total keuntungan yang diterima, itu artinya mereka terima keuntungan bersih 50% tiap hari!

Mereka juga tidak keberatan membayar jika ternyata ada orang beruntung yang menang 4 angka. Kenapa? Toh peluang mereka membayar penjudi yang menang cuma 0.01%. Enak banget kan?

Mereka gak mungkin bangkrut (kecuali ditangkap polisi).

Mengaplikasikan The Law of Large Number Dalam Trading

Ketika Anda memulai karir sebagai trader apakah Anda pernah belajar statistik dan probabilitas yang sangat sederhana dalam trading?

Sayangnya tidak.

Itulah masalahnya. Masalah yang sesungguhnya!

Itulah masalah saya dulu.

Itu jugalah masalah Anda saat ini.

Statistik dan Probabilitas adalah ilmu yang sangat penting dalam trading. Dan sialnya ilmu ini pula yang paling diabaikan ketika trading! Hampir gak ada guru trading maupun buku-buku trading di Indonesia yang ngajarin tentang statistik dan probabilitas.

Karena tidak belajar tentang statistik dan probabilitas kita terjun ke dunia trading dengan EKSPEKTASI YANG SANGAT KELIRU!

Kita mau yang pasti-pasti dari trading. Kita menganggap trading itu mudah. Kita merasa bisa kaya dengan mudah dari trading hanya dalam waktu yang sangat singkat dengan usaha yang sangat sedikit. Kita pikir trading adalah jalan pintas untuk kaya tanpa harus memiliki ilmu dan skill yang memadai. Kita percaya ada “rahasia dalam trading” untuk menghasilkan profit demi profit sehingga tergiur dengan seminar-seminar trading yang memberikan janji-janji fantastis. Kita tetap ngotot bahwa ada robot trading yang bisa menghasilkan keuntungan tanpa kerugian.

Tapi setelah trading kita malah ditampar oleh kenyataan pahit.

Kita justru menerima kerugian sebagai “hadiah”.

Tidak terima.

Kita kecewa.

Marah.

Tidak tahu marah kepada siapa yang ujungnya menyalahkan semuanya. Padahal kita hanya dikecewakan oleh kebodohan kita sendiri. Kebodohan yang sedari awal melekat tanpa kita sadari.

Kita tidak memahami probabilitas dan kita tidak tahu apa itu Hukum Bilangan Besar.

Kita tidak siap dengan kerugian. Kita hanya mau untung. Cuan. Profit. Atau apalah namanya itu asal jangan rugi.

Kita tidak menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari trading. Kita berusaha menghindari kerugian – sesuatu yang mustahil dihindari.

Prinsip The Law of Large Number dalam trading:

  1. Dalam periode yang cukup pendek, hasil trading dari strategi atau sistem trading yang Anda gunakan tersebut masih random atau acak, datanya belum cukup banyak untuk dibuat kesimpulan.
  2. Untuk mengetahui kinerja sistem trading yang Anda gunakan, MINIMAL Anda harus mengumpulkan data dari 100 transaksi untuk di analisa.
  3. Tanpa data dari hasil transaksi trading yang cukup banyak, Anda hanya akan mengandalkan OPINI DAN ASUMSI ketika trading.
  4. Anda akan mengalami serangkaian kerugian beruntun. Anda tidak akan tahu kapan itu akan terjadi, tapi itu pasti akan terjadi.
  5. Kerugian beruntun yang Anda alami bisa lebih panjang daripada yang bisa Anda bayangkan.
  6. Anda akan mengalami serangkaian kemenangan beruntun. Anda tidak akan tahu kapan itu akan terjadi, tapi itu pasti akan terjadi.
  7. Kemenangan beruntun yang Anda alami bisa lebih pendek dari perkiraan Anda.
  8. Mengalami kemenangan beruntun dan kerugian beruntun adalah hal yang sangat biasa dalam trading karena itu hanya masalah distribusi menang kalah yang dihasilkan sistem trading.
  9. Kemenangan dan kerugian yang dihasilkan oleh sistem atau strategi trading yang Anda gunakan tidak terdistribusi dengan rata. Artinya Anda tidak akan pernah tahu apakah transaksi yang Anda ambil akan berakhir dengan keuntungan atau Anda malah rugi.

Setelah membaca tulisan-tulisan saya, barangkali Anda berpikir bahwa saya adalah orang yang sangat pesimis untuk bisa kaya cepat dari trading.

Bukan begitu sayangkuuuuuu (percayalah saya bukan homo).

Justru The Law of Large Number inilah yang sering sekali “mencegah” Anda untuk kaya dalam waktu singkat.

Lah iya toh?

Anda harus melakukan BANYAK TRANSAKSI TRADING secara konsisten berdasarkan sistem trading yang Anda gunakan untuk bisa berhasil! Dan untuk melakukan banyak transaksi trading Anda butuh waktu yang tidak sebentar. Tidak cukup dua hari, tidak cukup dua minggu, tidak cukup dua bulan dan bahkan terkadang tidak cukup dua tahun.

Silahkan Anda pelajari semua trader atau investor sukses di dunia ini.

Apakah ada diantara mereka yang sukses hanya karena melakukan satu dua transaksi?

Tidak!

Atau apakah ada trader sukses yang melakukan kurang dari 100 transaksi trading?

Tidak!

Dan Itu Tidak Akan Pernah Ada!

Mereka semua berhasil karena telah melakukan ribuan transaksi trading dengan sangat baik sepanjang karir mereka sebagai trader atau investor! Dan mereka memerlukan waktu yang sangat panjang hingga puluhan tahun untuk menyelesaikan transaksi berdasarkan sistem trading yang mereka gunakan!

Trading is Long Term Game! Trading itu permainan jangka panjang. Marathon bukan sprint.

Orang-orang yang pengin cepat kaya dari trading biasanya TIDAK MEMAHAMI prinsip-prinsip The Law of Large Number ini.

Trader yang tidak memahami dengan baik prinsip The Law of Large Number biasanya membawa mentalitas penjudi ke dalam trading.

Itu pasti!

Trader dengan jiwa penjudi TIDAK AKAN PERNAH BERHASIL DALAM TRADING.

Itu juga pasti.

Jadi jika sampai saat ini Anda trading tetapi tidak memahami The Law of Large Number, sebenarnya Anda adalah seorang penjudi yang sedang menyamar jadi trader.

Pertanyaan selanjutnya adalah darimanakah Anda mengetahui bahwa Anda hanya seorang penjudi yang menyamar jadi trader?

  • Jika Anda menginginkan uang yang sangat banyak dari trading dengan usaha yang sangat sedikit dalam waktu yang sangat singkat
  • Jika Anda trading tanpa menggunakan sistem trading yang memiliki positive expectancy
  • Jika Anda berharap satu dua transaksi dapat membuat Anda kaya
  • Jika Anda mempertaruhkan terlalu banyak uang dalam satu transaksi
  • Jika Anda berpikir bisa sukses menjadi trader dalam satu malam
  • Jika Anda berharap selalu profit dalam tiap transaksi
  • Jika Anda selalu melakukan averaging down dalam trading berharap transaksi rugi berubah menjadi untung
  • Jika Anda trading tanpa stop loss

Itu sudah cukup sebagai tanda bahwa Anda adalah seorang penjudi!

Tapi sayangnya penyamaran Anda itu tidak cukup sempurna. Dewa judi yang bersemayam dalam diri Anda tidak bisa ditutupi. Market dengan sangat mudah mencium bau-bau keserakahan yang menempel dalam diri Anda.

Mengungkap siapa diri Anda yang sesungguhnya bukanlah hal sulit bagi market.

Karena Anda tidak pernah belajar tentang The Law of Large Number market “mengerjai” Anda seperti ini:

1.Anda trading dan transaksi yang Anda ambil mengalami hingga 5 kali kemenangan beruntun. Anda jumawa dan merasa Anda adalah dewa trading dan mulai berpikir trading itu sangat mudah.

Lalu keserakahan itu berbisik ke telinga Anda,”Kau sudah mengalami 5 kemenangan berturut-turut. Percayalah! Transaksi berikutnyapun akan untung juga! Jangan beli saham 1-2 lot, untungnya gak kerasa. Beli 1000 lot sekalian. Bayangkan berapa banyak uang yang akan kau hasilkan! Kalau trading forex pake full margin aja, lumayankan naik beberapa poin saja tapi untungnya gede. Lihatlah betapa mudahnya trading itu. Bisa kaya cepat ini!”

Anda melakukan persis yang dikatakan oleh keserakahan tersebut.

Pada transaksi ke 6? BOOOMMM!

Anda rugi.

Rugi besar.

Semua keuntungan yang Anda peroleh pada transaksi sebelumnya hangus seketika.

Anda menyesali kegoblokan yang telah Anda lakukan.

Anda merasa menjadi trader paling goblok sedunia (ya itu memang benar).

 

2.Anda memulai trading dengan kepercayaan diri yang tinggi.

Transaksi 1 Anda rugi.

Transaksi 2 Anda rugi.

Transaksi 3 Anda masih rugi.

Transaksi 4 Anda tetap rugi.

Transaksi 5 Anda masih rugi juga.

Anda mulai ragu-ragu. Kepercayaan diri Anda mulai luntur kek celana jeans direndam deterjen. Anda memaki dalam hati,” Bangsat! Kok bisa rugi beruntun kek gini sih?? “

Keserakahan mendekati Anda sambil berkata,” Gak bener ini! Pasti ada yang salah! Pasti! Harusnyakan gak mungkin rugi sampe 5 kali berturut-turut! Kau udah rugi banyak. Pokoknya gimana caranya biar balik modal. Biar semua kerugian tersebut terganti. Gimana kalo ALL IN aja? Pake aja semua sisa modal trading. Jadi jika transaksi ke 6 ini untung semua kerugianmu terganti. Biasanya habis rugi beruntun kek gini kau pasti untung jadi gak usah ragu bertaruh lebih banyak. “

Lagi-lagi Anda mendengarkan bisikan maut keserakahan ini.

Transaksi ke-6?

BOOOMMM! (lagi)

Anda rugi. (lagi)

Kerugian membengkak.

Karena tindakan bodoh ini Anda menjadi paham makna dari pepatah “Bukannya Untung, Malah Buntung”.

Lagi dan lagi Anda merasa menjadi trader paling goblok seantero Galaksi Bimasakti.

 

3.Anda mengikuti seminar trading dengan penuh harapan keberhasilan.

Anda trading menggunakan strategi trading yang diajarkan oleh guru trading.

Setelah trading 10 transaksi hasil trading yang Anda peroleh tidak seperti yang Anda harapkan. Anda mengalami keuntungan tapi lebih banyak ruginya. Dari hasil 10 transaksi ini Anda mengambil kesimpulan bahwa strategi trading tersebut tidak layak digunakan untuk menghasilkan profit konsisten.

Ketakutan lalu mendekati Anda sambil berbisik,” Strategi macam apa itu? Strategi trading sampah! Masak kau sudah 10 kali trading secara disiplin masih rugi juga? Harusnyakan kalo sudah disiplin pasti untung walaupun hanya 10 transaksi. Kalo pake strategi ini terus ya bisa bangkrut. Ganti! Cari strategi trading yang bisa langusng menghasilkan profit!”

Andapun melakukan apa yang dikatakan ketakutan itu.

Anda mengikuti seminar trading demi seminar trading. Anda membaca banyak buku trading. Untuk mencari strategi trading yang jitu, yang bisa langsung memberikan profit demi profit tiap transaksi.

Sekarang Anda jadi punya hobi baru yaitu hobi gonta-ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Setiap kali dalam periode rugi ganti strategi trading.

Capek kan?

YAH CAPEKLAH!

Saya aja yang nulis capek apalagi Anda yang ngejalanin (untung ada Copy Paste).

Gitu aja terus sampe akhir jaman atau sampai uang Anda habis atau sampai Anda stress sendiri.

Hanya karena tidak mengetahui dan memahami The Law of Large Number dalam trading, Anda melakukan tindakan-tindakan bodoh yang membuat uang Anda semakin cepat habis. Tindakan-tindakan bodoh yang menunjukkan Anda hanya seorang penjudi yang menjadikan trading sebagai ajang pelampiasan nafsu taruhan dalam diri Anda.

Jika Anda ingin berhasil sebagai trader bersikap dan bertindaklah seperti seorang trader bukan penjudi.

Jadilah benar-benar trader yang tugas utamanya mengelola risiko dengan baik bukan malah menghayal sesuatu yang nilainya gak jelas dan gak bisa diukur seperti MAU UANG YANG BANYAK dari trading.

Jika Anda ingin menjadi trader yang bisa profit konsisten Anda harus memahami prinsip-prinsip The Law of Large Number yang saya sebutkan diatas dengan baik.

Apa pelajaran yang bisa Anda ambil dari memahami The Law of Large Number ini untuk membuat Anda menjadi trader yang lebih baik?

Pelajaran 1

Anda harus trading menggunakan sistem trading yang memiliki positive expectancy. Artinya strategi trading tersebut jika dijalankan pada 100 transaksi secara konsisten bisa menghasilkan keuntungan secara keseluruhan.

Pertanyaannya selanjutnya adalah darimana Anda tahu bahwa suatu sistem atau strategi trading memiliki positive expectancy?

Jawbannya adalah dengan melakukan Backtesting terhadap Sistem Trading tersebut. Idealnya Anda melakukan backtesting minimal hingga 100 transaksi.

Dengan demikian Anda mendapat gambaran bagaimana kinerja sistem trading tersebut setelah melewati banyak transaksi. Jika setelah diuji pada 100 transaksi hasilnya positif maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan strategi trading tersebut dengan menggunakan uang sungguhan.

Sebenarnya masalah awal trader pemula itu ada di sini.

Hampir semua trader pemula trading tanpa menggunakan sistem trading yang memiliki sistem trading. Dan yang paling parah adalah banyak trader justru malah gak tau apa itu sistem trading yang memiliki positive expectancy.

Kebanyakan trader tidak mengetahui ekspektasi apa yang diharapkan dari trading. Maunya hanya uang yang banyak saja. Maunya hanya profit. Klik-klik doang jadi kaya raya.

#HADEEEEHHHHH!

Intinya jika Anda ingin profit konsisten maka harus trading menggunakan sistem trading yang memiliki positive expectancy

Mengenai sistem trading yang memiliki positive expectancy bisa Anda pelajari secara lengkap di artikel ini.

Berhenti jugalah trading pake “feeling” atau “perasaan” atau “intuisi”.

 

Pelajaran 2

Karena keuntungan dan kerugian tidak terdistribusi dengan rata saat trading itu artinya tidak ada yang pasti dalam trading.

Dalam dunia trading YANG SEMUANYA SERBA TIDAK PASTI maka wajib hukumnya bagi Anda untuk memiliki Probabilistic Mindset atau berpikir secara probabilitas. Dengan memiliki probabilistic mindset Anda menyadari apa saja bisa terjadi ketika trading dan Anda mempersiapkan diri Anda dengan sangat baik untuk menghadapi semua skenario terburuk yang mungkin bakal terjadi.

Mengenai probabilistic mindset bisa Anda pelajari di artikel ini.

Mengenai skenario terburuk dalam trading bisa Anda pelajari di artikel ini.

Pelajaran 3

Konsistensi adalah kunci.

Anda telah belajar bahwa kemenangan beruntun dan kerugian beruntun itu adalah hal normal dalam trading. Jadi jika Anda sudah punya sistem trading yang memiliki positive expectancy tugas Anda sebagai trader adalah menjalankan sistem trading tersebut secara konsisten.

Latihlah pikiran Anda agar tidak terpengaruh oleh hasil-hasil trading yang muncul dalam jangka pendek.

Always have long term thinking.

Tidak perlu besar kepala jika sedang berada dalam periode untung beruntun. Biasa saja. Banyak trader yang sotoy, setelah beberapa kali kemenangan beruntun terus merasa punya “intuisi” dan punya “feeling yang kuat” kemana harga akan bergerak selanjutnya.

Anda harus tetap konsisten dalam manajemen risiko. Hanya karena Anda sedang dalam periode untung bukan berarti Anda bisa mengabaikan risk management dengan mengambil terlalu banyak risiko dalam satu dua transaksi karena tergiur biar dapat “jackpot=untung besar”. Menambah position sizing secara semberono karena Anda lagi untung-untungnya biasanya akan berakhir dengan bencana pada rekening trading Anda.

Jika sedang mengalami kerugian jangan terlalu cepat pula berkesimpulan bahwa strategi trading yang Anda gunakan itu jelek. Jangan gonta-ganti strategi trading setiap kali Anda dalam periode rugi, apalagi ruginya hanya kurang dari 10 transaksi. Setiap strategi trading pasti mengalami yang namanya periode rugi yang disebut dengan drawdown. Karena market selalu berubah-ubah dan kinerja sistem trading dipengaruhi oleh kondisi market.

Tidak ada strategi trading yang mampu berkinerja baik di segala kondisi market.

Saya tahu itu bukan sesuatu yang ingin Anda dengar.

 

Pelajaran 4

Karena Anda PASTI AKAN MENGALAMI KERUGIAN BERUNTUN ketika trading maka alangkah bijaksana jika Anda mempersiapkan diri dengan baik sehingga saat Anda berada dalam fase kerugian Anda tidak panik dan pikiran Anda tetap tenang.

Kerugian menyerang setiap trader dengan sangat sadis. Selengkapnya bisa Anda pelajari di artikel ini.

Tugas Anda sebagai trader adalah melindungi modal trading Anda agar Anda tetap bisa trading di hari esok. Jangan sampai karena mengalami kerugian beruntun Anda malah bangkrut. Anda harus mencegah Risk of Ruin (risiko bangkrut). Jangan pula ketika mengalami serangkaian rugi berturut-turut modal trading Anda berkurang drastis.

Disinlah peranan Anda sebagai Risk Manager di uji. Anda harus mampu merekayasa risiko dengan baik sehingga uang di rekening trading Anda tidak berdarah-darah. Anda tetap baik-baik saja. Total kerugian yang Anda alami karena kerugian beruntun masih dalam batas toleransi yang Anda tentukan.

Bagaimana caranya?

Pertanyaan bagus sekali.

Begini caranya:

Jika tiap transaksi Anda rugi 2% dari total modal trading Anda, maka jika Anda rugi 20 kali beruntun Anda mengalami total kerugian 40%. Agar bangkrut Anda perlu mengalami 50 kali rugi beruntun.

Jika tiap transaksi Anda rugi 1% dari total modal trading Anda, maka jika Anda rugi 20 kali beruntun Anda mengalami total kerugian 20%. Agar bangkrut Anda perlu mengalami 100 kali rugi beruntun.

Jika tiap transaksi Anda rugi 0.5% dari total modal trading Anda, maka jika Anda rugi 20 kali beruntun Anda mengalami total kerugian 10%. Agar bangkrut Anda perlu mengalami 200 kali rugi beruntun.

Jika tiap transaksi Anda rugi 0.2% dari total modal trading Anda, maka jika Anda rugi 20 kali beruntun Anda mengalami total kerugian 4%. Agar bangkrut Anda perlu mengalami 500 kali rugi beruntun.

Jika tiap transaksi Anda rugi 0.1% dari total modal trading Anda, maka jika Anda rugi 20 kali beruntun Anda mengalami total kerugian 2%. Agar bangkrut Anda perlu mengalami 1000 kali rugi beruntun.

Anda lihat?

Semakin kecil risiko Anda tiap transaksi semakin kecil peluang Anda untuk bangkrut!

Semakin kecil risiko Anda tiap transaksi kerugian beruntun bukan lagi masalah bagi rekening trading Anda.

TRADE SMALL IS THE KEY!

Mungkin dalam hati Anda berkata,” Kalo risiko cuma 1% tiap transaksi, kapan kayanya? Untungnya gak kerasa-lah!”

Tepat sekali.

T-E-P-A-T  S-E-K-A-L-I!

Anda gak akan bisa cepat kaya jika hanya merisikokan kurang dari 2% tiap transaksi. Dengan menggunakan sistem trading yang memiliki positive expectancy secara konsisten Anda akan kaya NANTI. Setelah 10 tahun, setelah 30 tahun atau bahkan setelah 50 tahun trading secara disiplin dan konsisten.

Setelah Anda melakukan BANYAK TRANSAKSI secara konsisten berdasarkan sistem trading yang Anda gunakan.

Saya tahu…Saya tahu…

Jiwa penjudi dalam diri Anda memberontak mendengar pernyataan diatas. Kalo bisa kaya dalam 10 transaksi ngapain nunggu 1000 transaksi? Kalo bisa kaya dalam 10 hari ngapain nunggu sampai 50 tahun?

Iyakan?

IYA KAN????

IYA DONG!

Jika risiko tiap transaksi yang Anda ambil terlalu besar – katakanlah 10% dari modal trading, maka begitu Anda mengalami 10 kali beruntun, rekening trading Anda langsung REST IN (not so) PEACE.

Taruhan besar dalam trading hanya menggoda di atas kertas saja. Kenyataannya dengan risiko terlalu besar peluang Anda bangkrut lebih cepat dari perkiraan Anda.

Oleh sebab itulah sebelum Anda trading setiap transaksi harus Anda perhitungkan potensi kerugiannya terlebih dahulu.

Dengan mempraktekkan Trade Small, Anda mengijinkan strategi trading Anda untuk melewati masa-masa sulit tapi Anda hanya sedikit kehilangan uang.

The Law of Large Number bekerja dengan sangat baik jika Anda trade small.

 

Pelajaran 5

Belajar menerima kenyataan (Acceptance).

Kenyataan pahit bahwa trading itu tempatnya ketidakpastian.

Tidak peduli seberapa kerasnya Anda bekerja, tidak peduli betapa canggihnya sistem atau strategi trading Anda, tidak peduli seberapa disiplin dan konsistennya Anda, tidak peduli seberapa mantap mindset trading, tidak peduli seberapa hebatnya risk dan money management yang Anda buat, Anda bisa salah. Prediksi Anda bisa meleset.

Anda akan memasuki periode kerugian yang ditakuti banyak trader (termasuk professional trader sekalipun).

Tidak ada Holy Grail dalam trading.

Tidak ada rahasia-rahasia dalam trading yang bisa menjamin Anda untung tanpa pernah rugi.

Kebanyakan orang sulit sekali menerima kenyataan ini termasuk saya dulu.

Gak bisa terima kenyataan ini?

Gak usah trading gan.

Bikin peternakan babi ngepet aja, jagain lilin dapat duit.

 

Pelajaran 6

Persiapan.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, trading itu marathon bukan lari jarak pendek – sprint. Ya dimana-mana yang namanya marathon itu yang diutamakan adalah daya tahan bukan kecepatan. Anda harus mampu menyimpan tenaga Anda agar Anda mampu menyelesaikan jarak tempuh yang panjang hingga garis finish.

Kenapa trading itu marathon? Karena untuk berhasil sebagai trader Anda harus melakukan banyak sekali transaksi trading secara konsisten.

Anda harus mempersiapkan diri Anda dengan sangat baik agar Anda mampu melakukan banyak transaksi trading tersebut.

Trading itu sangat melelahkan.

Trader dituntut untuk disiplin, dituntut untuk konsisten, dituntut untuk berpikir jernih, dituntut untuk objektif, dituntut untuk tetap tenang disegala kondisi, dituntut untuk mengelola risiko dengan baik setiap transaksi, dituntut untuk mematuhi aturan-aturan trading agar berhasil, dituntut untuk belajar dari kesalahan dan dituntut untuk melakukan perbaikan demi perbaikan.

Menjadi trader itu bukan pekerjaan mudah. Tekanannya besar sekali.

Hanya trader-trader yang bermental kuatlah yang bisa melakukan ribuan transaksi dengan baik selama puluhan tahun.

Jadi persiapkanlah diri Anda dengan baik sebelum terjun ke dunia trading yang tidak kenal belas kasihan. Persiapkanlah diri Anda untuk digebukin setiap saat oleh market selama hidup Anda menjadi trader.

 

Pelajaran 7

Berpikir jangka panjang.

Bagaimana jika Anda sudah disiplin melakukan 100 transaksi trading tapi modal trading Anda tetap segitu-segitu aja? Naik dikit turun dikit, turun dikit naik lagi dikit?

Keep going.

Tetap trading secara konsisten dengan sistem trading yang memiliki positive expectancy tersebut.

Di samping trade small, The Law of Large Number juga bekerja dengan sangat baik apabila Anda konsisten dan disiplin.

Anda harus memiliki keyakinan pada sistem trading yang Anda gunakan. Anda harus memiliki keyakinan pada diri Anda sendiri untuk mampu mengeksekusi sinyal yang diberikan oleh sistem trading Anda itu.

 

Pelajaran 8

Jangan balas dendam.

Ini mudah dikatakan sulit dilakukan.

Jika sedari awal trading Anda mempraktekkan Risk Management yang benar tentulah kerugian beruntun bukanlah suatu masalah yang besar dan niatan untuk balas dendam sama kerugian sudah hilang.

Tetapi bagaimana jika tidak? Bagaimana jika sejak awal Anda trading sudah amburadul?

Selalu ingat slogan SPBU Pertamina Pasti PAS : Kita mulai dari nol lagi ya.

Jangan diteruskan keamburadulannya. Kalo Anda sudah tahu Anda trading secara keliru ya di stop. Bukan malah berharap memperbaiki kesalahan dengan melakukan kesalahan yang lebih bodoh yaitu balas dendam sama kerugian.

Balas dendam sama kerugian dan berharap semua kerugian terganti adalah cara cepat untuk kehilangan semua uang Anda yang tersisa.

Gak percaya? Buktikan sendiri!

 

Pelajaran 9

Jurnal Trading

Melakukan ribuan transaksi selama Anda menjadi trader adalah bukan pekerjaan mudah. Anda akan melewati hari-hari berat. Hari-hari yang panjang dan melelahkan.

Anda tidak akan pernah bisa 100% disiplin.

Anda tidak akan pernah bisa 100% konsisten.

Anda tidak akan pernah bisa 100% bisa optimis pada sistem trading Anda maupun pada diri Anda sendiri.

Kenapa?

Karena kita adalah manusia biasa. Manusia yang ada emosi menempel dalam diri kita. Kita bisa takut, bisa serakah, bisa kecewa, bisa sedih, bisa senang, bisa bingung, bisa frustasi dan bisa merasakan sakit (hati).

Saya dan Anda sebagai trader akan melakukan BUANYAAAK SEKALI KESALAHAN ketika trading.

Membuat kesalahan itu tidak apa-apa asal kita mau belajar dari kesalahan yang kita buat.

Bagaimana Anda belajar dari kesalahan sebagai trader?

Dengan melakukan jurnal trading yaitu mencatat dan merekapitulasi SEMUA TRANSAKSI yang pernah Anda lakukan.

Dengan melakukan jurnal trading Anda akan mengetahui apakah sistem trading Anda bisa menghasilkan profit konsisten atau tidak. Dengan melakukan jurnal trading nanti akan ketahuan yang tidak bisa konsisten itu sistem trading Anda atau justru malah Anda sebagai trader yang tidak konsisten menjalankan sistem tradingnya.

Setelah melakukan jurnal trading Anda bisa mereview dan melihat kesalahan apa saja yang telah Anda lakukan selama ini.

Apakah Anda trading sudah sesuai dengan trading sistem yang Anda buat atau tidak?

Apakah risiko tiap transaksi terlalu sedikit atau terlalu banyak?

Apakah ketika trading Anda dikendalikan emosi ketakutan dan keserakahan atau Anda justru sudah objektif?

Semua hanya akan ketahuan jika Anda melakukan jurnal trading.

Saya pribadi biasanya melakukan jurnal trading tiap hari sabtu minggu ketika market sedang tutup. Jadi transaksi trading yang saya lakukan selama satu minggu saya catat dan saya buat screenshot grafik transaksinya baik waktu entry maupun exit kemudian di review dan dibuat langkah-langkah untuk dilakukan perbaikan jika saya melakukan kesalahan.

Setidaknya Anda melakukan jurnal trading tiap bulan untuk memperbaiki performa trading Anda.

Pembahasan secara lengkap tentang bagaimana melakukan jurnal trading bisa Anda pelajari pada artikel ini.

 

Pelajaran 10

Semakin banyak transaksi semakin bagus JIKA DAN HANYA JIKA Anda trading menggunakan sistem trading dengan positive expectancy dan sistem trading tersebut memberikan sinyal trading yang banyak.

Contoh:

Empat sistem trading dibawah ini memiliki expectancy yang sama yaitu 0.2% pertransaksi dan risiko pertransaksi juga sama yaitu 1%. Artinya perkiraaan rata-rata keuntungan yang diperoleh tiap transaksi adalah 0.2% dari total modal.

Yang membedakan ke-4 sistem trading ini adalah sinyal trading yang dihasilkan.

Sistem Trading 1 : 100 sinyal trading per tahun

Sistem Trading 2 : 100 sinyal trading per bulan

Sistem Trading 3 : 100 sinyal trading per minggu

Sistem Trading 4 : 100 sinyal trading per hari

Sistem trading yang paling menguntungkan adalah sistem trading ke-4 karena frekuensi tradingnya lebih banyak.

Perkiraan total keuntungan yang peroleh adalah:

Sistem trading 1 = 0.2% x 100 = 20% / tahun

Sistem trading 2 = 0.2% x 100 x 12 = 240% / tahun

Sistem trading 3 = 0.2% x 100 x 52 = 1040% / tahun

Sistem trading 4 = 0.2% x 100 x 250 = 5000% / tahun

Tentu saja persentase diatas hanya contoh saja. Saya memberikan contoh yang sangat ekstrim agar Anda bisa melihat bagaimana The Law of Large Number bekerja dalam trading.

Menciptakan model sistem trading seperti sistem trading ke-4 bukanlah pekerjaan mudah. Anda sudah tidak lagi trading manual, tapi sudah pake bantuan algoritma atau software trading. Expectancy sistem tradingnya juga tidak besar, bisa saja cuma 0.01% atau lebih kecil lagi. Karena prinsip mencari profitnya adalah “sedikit tapi sering”.

Hedge Fund kelas dunia kebanyakan sudah trading menggunakan algoritma. Kenapa? Karena mereka ingin memanfaatkan The Law of Large Number ini untuk keuntungan mereka. Algoritma trading yang mereka ciptakan bisa mengeksekusi hingga puluhan ribu transaksi setiap hari. Algoritma super canggih ini sering disebut dengan High Frequency Trading (HFT).

Lucu-nya banyak sekali trader yang overtrading dan berharap The Law of Large Number bekerja dengan baik.

Overtrading adalah kondisi dimana sistem trading Anda tidak memberikan sinyal beli tapi Anda justru malah beli. Jadi Anda trading diluar dari sistem trading Anda. Dan ingat jika Anda tidak konsisten menggunakan sistem trading Anda, The Law of Large Number tidak dapat bekerja dengan baik. Jika Anda ingin mengosongkan rekening trading Anda dengan cepat silahkan overtrading.

Sekarang saya tidak tahu dimana posisi Anda berada dalam perjalanan Anda menuju profit konsisten. Perkiraan saya, barangkali selama ini Anda trading tapi melawan prinsip The Law of Large Number.

Semoga setelah membaca tulisan ini, pikiran Anda sedikit tercerahkan dan Anda bisa melakukan perbaikan dan menjadi trader yang lebih baik.

 

Good Luck!

 

Enjoy The Process and Have Good Trading Habits!

4 comments

  1. Pak Lukas, Terimakasih, banyak wawasan yg saya dapatkan di traderpemenang.com, dan saya selalu menunggu tulisan tulisan terbaru dari Bapak Lukas, sekarang saya sudah memiliki mindset trading yang benar, Sukses dan Sehat selalu Pak Lukas.

    1. Terimakasih untuk doa baiknya.

      Semoga bapak/ibu Gita menjadi trader yang lebih baik setiap hari dan mampu memperoleh profit konsisten dari trading.

      Salam,
      Lukas

  2. Tulisan yg sangat menarik pak, selalu suka dengan tulisannya yg enak dibaca…
    Topiknya benar2 membuka wawasan, terutama buat para nubi
    Setiap yg akan terjun di dunia trading seharusnya membaca ini terlebih dahulu (biar keder ndak jadi terjun trading 😛 )
    Keep posting great writing pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *