Ekspektasi Yang Tak Realistis – Cara Cepat Menggali Kuburan Sendiri

Hal kedua yang membuat trading itu sangat sulit adalah ekspektasi yang tak masuk akal.

Saya juga pernah terjebak dalam ekspektasi yang tak realistis ini.

Dulu saya pikir modal Rp 50 Juta bisa saya ubah menjadi miliaran rupiah melalui trading.

Ternyata?

Ya seperti yang Anda ketahui sendiri. Kenyataan berkata lain.

Modal Rp 50 Juta berubah menjadi NOL RUPIAH.

Sebagian dari Anda mungkin pernah mengalami apa yang saya alami dan merasakan apa yang saya rasakan. Iya kan?

Ayo jujur sajalah.

Sakit. Tapi gak berdarah.

Dulu saya pikir dalam waktu 3 tahun saya sudah bisa menjadi miliuner dengan trading.

Tapi lagi-lagi, kenyataan pahit menampar saya lagi.

Ternyata saya butuh 3 tahun lagi hanya untuk impas!

Trading selama 6 tahun modal trading saya gak kemana-mana.

Selama 6 tahun pula saya digebukin sama market dengan sangat sadis dan tanpa belas kasihan.

Tapi itu bukan salah marketnya.

Saya aja yang goblok.

Kegoblokan pertama yang saya buat yaitu tadi ekspektasi yang gak realistis.

Saya menciptakan ilusi dalam pikiran saya bahwa betapa mudahnya menghasilkan uang melalui trading. Tanpa kerja keras dan tanpa kerja cerdas uang mengalir dengan deras.

KESUSAHAN ITU SAYA SENDIRI YANG BUAT.

Kuburannya saya sendiri yang gali.

*masukin quote ray dalio: It is really hard to win in the market”

UANG ITU BEGITU MENGGODA

Rumah mewah.

Mobil mewah.

Jalan-jalan keliling dunia.

Duduk di pantai dengan pemandangan laut yang jernih.

Posting foto di Instagram yang lagi di hotel atau di resort mewah dengan caption kata-kata bijak yang cuma modal jiplak dari Mario Teguh.

Semua hal diatas hanya bisa Anda miliki dan lakukan jika Anda punya uang.

Jika Anda Punya Uang!

Anda Punya Uang!

Punya Uang!

UANG!

Nah, itu dia! Anda sudah ketemu akarnya.

Semua orang yang tertarik terjun ke dunia trading hanya karena satu alasan: uang.

Dengan kerja yang sedikit memperoleh uang yang sangat banyak.

Jangan salah. Tidak ada yang salah dengan hasrat memiliki uang yang banyak dari trading.

Saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak bisa memperoleh itu semua melalui trading.

Yang ingin saya katakan adalah Anda bisa mendapatkan itu semua tapi Anda butuh skill trading dan Anda butuh waktu.

Selama membangun skill tradingnya harusnya Anda sadar bahwa Anda siap untuk tidak dibayar dulu.

IMPIAN YANG TAK MASUK AKAL

Ekspektasi adalah harapan atau sesuatu yang diinginkan terjadi.

Jadi jika harapan tidak sesuai dengan kenyataan biasanya orang akan kecewa atau sakit hati atau frustasi atau sejenisnya.

Berikut beberapa daftar Unrealistic Expectation dalam trading:

  1. Mengikuti seminar trading 2 hari dan berharap minggu depan atau bulan depan atau tahun depan Anda sudah menjadi miliuner dengan “rahasia trading” yang dibagikan oleh guru trading.
  2. Anda merasa menjadi Super Trader atau Super Investor hanya dengan modal mengikut workshop trading.
  3. Anda trading forex dan berpikir mampu mengubah ratusan dollar menjadi ratusan ribu dollar.
  4. Anda trading saham, dan Anda berpikir Anda selalu bisa menemukan “saham-saham potensial” yang harganya akan terbang ke langit.
  5. Anda berpikir bahwa pasti ada caranya agar tidak rugi dalam trading.
  6. Anda berpikir hanya dengan menggunakan robot trading Anda tinggal duduk-duduk dan bisa memperoleh passive income.
  7. Anda berpikir bahwa profit konsisten adalah selalu untung tiap hari/ tiap minggu / tiap bulan/ tiap tahun tanpa pernah mengalami kerugian.
  8. Anda berpikir hanya dengan mengikuti rekomendasi saham atau rekomendasi forex Anda memperoleh uang dengan mudahnya dari trading tanpa harus capek-capek mikir.
  9. Anda tergiur dengan orang-orang yang selalu pamer profit tanpa pernah menunjukkan kerugian.
  10. Anda berpikir Anda bisa menghasilkan profit konsisten dengan mudahnya puluhan bahkan ratusan persen tiap bulan.
  11. Anda merasa jika target profit hanya 20% tiap tahun itu “terlalu kecil” bagi Anda.
  12. Baru 3 bulan trading target Anda langsung bisa Trading For A Living
  13. Belum apa-apa fokus Anda bagaimana bisa segera menghasilkan uang dari saham atau dari forex.

Dan masih banyak lagi sebenarnya. Tetapi inti dari unrealistic expectation tetap sama: Anda merasa bisa memperoleh uang dengan mudah dari trading.

BAHAYA DARI EKSPETASI YANG TAK REALISTIS

Ekspektasi yang tidak realistis biasanya akan membuat trader melakukan kesalahan-kesalahan fatal ketika trading, diantaranya:

 

  1. Tidak Dapat Berpikir Objektif

Kebanyakan trader yang membuat target terlalu tinggi biasanya akan gelap mata. Ketika trading fokus mereka adalah bagaimana memperoleh profit yang sebesar-besarnya.

Profit sebesar-besarnya.

Jika trader hanya berfokus mencapai profit yang besar sudah bisa dipastikan 100% trader tersebut akan mengabaikan yang namanya manajemen risiko dan manajemen uang ketika trading.

Itu pasti!

Dan dalam trading jika Anda tidak menerapkan Risk dan Money Management yang benar tiap transaksi karir Anda sebagai trader bisa dipastikan hanya seumur jagung.

Itu juga pasti!

Anda sebagai trader dapat disebut objektif jika sebelum memulai transaksi ANDA MENGHITUNG RISIKO TERLEBIH DAHULU!

Seberapa besar kerugian yang siap Anda tanggung jika ternyata transaksinya tidak seperti yang Anda perkirakan?

Berapa besarnya risiko yang harus Anda ambil tiap transaksi agar modal di rekening trading Anda tidak terluka parah jika seandainya Anda mengalami badai kerugian?

Itu semua harus sudah Anda jawab sebelum melakukan transaksi trading apapun!

 

  1. Trading Tanpa Sistem Trading yang Profitable

Inilah kesalahan paling sering dilakukan oleh trader yang suka ngayal-ngayal babu.

Trading tanpa memiliki sistem trading yang profitable.

Katakanlah Anda mau melipatgandakan modal trading dalam waktu 3 bulan.

Pertanyaannya darimana datangnya angka 100% tersebut?

Bagaimana hitung-hitungan matematika dibalik keuntungan 100% tersebut?

Sistem trading model seperti apa yang akan Anda gunakan, berapa kali transaksi yang harus Anda ambil, berapa risiko per transaksi, berapa maximum drawdown yang siap Anda tanggung, bagaimana Anda menghadapi kerugian beruntun, berapa ekspetasi hasil trading pertansaksi?

Kalo Anda tidak punya sistem trading Anda tidak akan mampu menjawab pertanyaan tersebut!

Anda mau untung 100% tetapi Anda tidak tahu bagaiamana cara mencapainya, maka lantas apa yang Anda lakukan?

Yap benar sekali!

Anda akan trading seenak jidat Anda!

Beli tinggal beli sebanyak yang Anda mau.

Jual tinggal jual sebanyak yang Anda suka.Dan BERHARAP pada akhirnya entah bagaimana caranya Anda bisa memperoleh keuntungan 100%!

Duuuuhhh..

#TepokJidat

Wajib hukumnya bagi Anda saat trading menggunakan sistem trading yang profitable.

Sistem trading yang terbukti mampu menghasilkan profit dalam jangka panjang jika dijalankan dengan disiplin.

 

  1. Overtrading

Trading secara berlebihan juga merupakan penyakit yang sering menjangkiti trader pemula.

Overtrading adalah ketika Anda melakukan terlalu banyak transaksi.

Dan transaksi yang Anda ambil tersebut diluar dari sistem trading yang Anda gunakan.

Karena Anda ingin mencapai target tidak realistis yang Anda buat sendiri, Anda memaksa diri Anda harus trading padahal tidak ada peluang yang muncul.

Ketika Anda overtrading, tentu saja keputusan-keputusan yang Anda ambil adalah keputusan-keputusan konyol yang hanya dikendalikan oleh emosi Anda semata.

Dan kita semua tahu setiap keputusan konyol akan memberikan hasil yang konyol juga dalam hal ini kekonyolan itu adalah kerugian.

 

  1. Mengambil Terlalu Banyak Risiko

Trader dengan modal cekak biasanya AKAN KESULITAN MEMPRAKTEKKAN RISK DAN MONEY MANAGEMENT YANG TEPAT!

Mempraktekkan Risk dan Money Management yang benar merupakan hal paling krusial untuk keberhasilan Anda sebagai trader.

Salah satu aturan emas dalam trading terkait manajemen risiko adalah maksimal Anda hanya merisikokan 1% dari total modal trading Anda tiap transaksi.

Tujuannya adalah agar Anda terhindari dari Risk of Ruin ketika trading.

Agar Anda tidak bangkrut ketika Anda harus mengalami serangkaian kerugian beruntun.

Agar modal trading Anda tidak berdarah-darah saat harus berada dalam badai ketidakpastian!

Tapi tentu saja dengan modal trading yang sangat kecil risiko 1% ini terlihat tidak seksi!

Kalo risiko tiap transaksinya cuma 1% kapan kayanya?

Kapan $100 berubah menjadi $50,000?

Kapan Rp 200.000 berubah jadi Rp 200.000.000?

Iyakan?

Ya iyalah!

Jika modal trading forex Anda $1000 dan Anda berencana mengubah $1000 tersebut menjadi $10,000 dalam waktu yang sangat singkat, apa yang akan Anda lakukan?

YAP! Anda benar!

Merisikokan sebagian besar modal trading Anda dengan menggunakan full leverage dan full margin dan berharap prinsip “High Risk High Return” bekerja dengan baik.

HOHOHOHO!
Tidak semudah itu Ki Sanak!

Modal Anda yang $1000 itu tidak akan berubah menjadi $10,000 tetapi akan segera berubah menjadi $0!

Anda perlu modal trading yang memadai.

Anda perlu modal dimana modal tersebut cukup bagi Anda untuk mempraktekkan Risk dan Money Management yang benar tiap transaksi.

Mengenai pentingnya modal trading bisa Anda pelajari di artikel ini.

 

  1. Gonta-Ganti Strategi Trading

Trader yang membuat target setinggi bintang di langit yang biru, biasanya selalu berkeyakinan bahwa pasti ada suatu strategi trading jitu yang mampu memberikan mereka keuntungan demi keuntungan tidak peduli apapun kondisi marketnya.

Jika strategi trading yang mereka gunakan mengalami kerugian, mereka akan mencari strategi trading yang lain yang dianggap lebih menguntungkan.

Jika strategi tersebut masih memberikan kerugian, mereka akan menggantinya dengan strategi trading yang lain.

Dan begitu seterusnya sampai mereka tobat atau sampai dunia kiamat.

Mereka biasanya tidak menyadari bahwa strategi trading apapun yang mereka gunakan pasti mengalami yang namanya kerugian beruntun!

Kenapa?

Karena market berubah-ubah.

Dan kinerja sistem trading yang Anda gunakan tergantung kondisi market.

Strategi atau sistem trading yang Anda gunakan tidak akan selalu memberikan Anda keuntungan. Itulah pentingnya Anda mengaplikasikan Risk dan Money Management yang benar tiap transaksi. Agar ketika mengalami kerugian, kerugian yang Anda alami relatif kecil terhadap modal trading yang Anda miliki.

Kekalahan beruntun dan kemenangan beruntun adalah hal yang sangat lumrah dalam trading.

Anda tidak perlu takut atau Anda tidak perlu jumawa.

Itu semua hanya masalah distribusi kemenangan dan kekalahan.

Trading adalah permainan peluang.

Anda harus belajar konsisten menjalankan strategi trading yang sudah Anda pilih.

Agar Anda mendapatkan hasil yang konsisten pula.

Gonta-ganti strategi trading tidak akan membuat Anda menjadi miliuner.

Percayalah.

 

  1. Menyerah Ditengah Jalan

Banyak sekali trader yang menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya untuk mengejar target yang sangat sangat sangat sangat tidak realistis yang membuat Anda terjerumus dalam lembah kekecewaan yang tak kenal belas kasihan.

Jika Anda berpikir sesuatu hal bisa dikerjakan dengan mudah, ternyata pada kenyataannya sulit dilakukan biasanya Anda akan mudah menyerah.

Harapan tidak sesuai dengan kenyataan.

Akan berbeda ceritanya jika Anda sudah mengetahui bahwa sesuatu hal tersebut sulit dilakukan dan Anda menyadari bahwa Anda perlu banyak usaha agar membuat sesuatu hal tersebut berhasil. Anda akan lebih gigih.

Usaha Anda berbanding lurus dengan hasil yang Anda dapatkan.

KEMBALI KE BUMI

Bagaimana sekarang?

Sudah puas bikin target atau impian yang tak masuk akal?

Masih mau tetap hidup dalam lingkaran setan?

Apa Anda tetap mau percaya terhadap janji-janji omong kosong yang selama ini Anda dengar dan Anda lihat yang mengatakan bahwa Anda akan bisa memperoleh uang dengan mudah melalui trading?

Ya itu sih terserah Anda.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda pahami dengan baik dalam trading:

  1. Tidak ada trader yang selalu untung tiap transaksi. Jika Anda melihat trader yang hanya selalu menunjukkan profit dia hanya sedang menutupi kerugian yang dialami.
  2. Akurasi bukan segalanya dalam trading. Tugas Anda adalah menciptakan Sistem Trading yang rata-rata untung selalu lebih besar daripada rata-rata rugi. Atau dengan kata lain yang Anda butuhkan untuk menghasilkan uang dalam trading adalah Sistem Trading dengan Positive Expectancy.
  3. Mencoba cepat kaya melalui trading terlalu berisiko, peluang Anda bangkrut lebih besar ketimbang peluang Anda menjadi kaya.
  4. Trader atau investor terbaik di dunia menghasilkan imbal hasil 15% – 20% per tahun.
  5. Kondisi market memiliki dampak yang sangat besar terhadap hasil trading Anda, tidak peduli sistem trading apapun yang Anda gunakan.
  6. Semakin tinggi target profit yang ingin Anda capai, semakin besar risiko yang Anda ambil maka semakin besar pula Maximum Drawdown yang Anda alami.
  7. Jika Anda merisikokan 5% sampai 10% dari modal trading Anda tiap transaksi maka Risk of Ruin Anda 100%. Artinya? Kebangkrutan Anda hanya tinggal menunggu waktu.
  8. Jika Anda pikir risiko 10% terlalu kecil itu tandanya Anda trading dengan modal yang sangat cekak!
  9. Trading tidak ada bedanya dengan profesi/pekerjaan yang lain, untuk berhasil diperlukan disiplin, ketekunan, dedikasi dan tekad yang kuat untuk sukses.
  10. Keuntungan yang Anda peroleh dalam trading berasal dari kerugian trader lain.

Jika Anda buyer maka keuntungan Anda berasal dari kerugian seller.

Jika Anda seller maka keuntungan Anda berasal dari kerugian buyer.

Jika Anda buyer dan Anda rugi maka uang Anda diambil oleh seller.

Jika Anda seller dan Anda rugi maka uang Anda diambil oleh buyer.

Untuk bisa profit Anda harus mengalahkan trader lain!

Memangnya Anda pikir trading seperti Lembaga Amal yang mau bagi-bagi uang cuma-cuma pada Anda?

HEEELLOOOOOOOWWWWWWWWWW???

MANFAAT MEMILIKI EKSPEKTASI YANG REALSITIS SAAT TRADING

  1. Anda tidak mudah kecewa jika hasilnya belum sesuai yang Anda mau terutama di awal Anda memulai.
  2. Anda menjadi lebih rendah hati. Anda berfokus pada proses menjadi trader yang bisa profit konsisten. Tolong garis bawahi kata “proses”.
  3. Anda akan lebih banyak belajar. Jika Anda mengalami serangkaian kegagalan, Anda akan belajar dari kegagalan-kegagalan tersebut.
  4. Anda menyadari dengan memiliki impian yang besar maka akan banyak tantangan yang akan Anda hadapi untuk mencapai impian tersebut.
  5. Anda tahu bahwa pasti Anda akan mengalami banyak kesulitan-kesulitan dalam perjalanan Anda menjadi trader. Semakin baik Anda menghadapi kesulitan tersebut, semakin Anda menjadi trader yang lebih baik.
  6. Uang adalah hasil. Hasil dari pemikiran yang benar dan hasil dari tindakan-tindakan konsisten yang benar.

Sekarang analisalah ekspektasi Anda. Kenapa Anda trading?

Realistis atau tidak?

Inilah saran terbaik saya kepada Anda (kalo Anda tidak mau dengar juga tidak apa-apa): FOKUSLAH PADA PROSES TRADING YANG BENAR.

Jika Anda trader pemula atau trader yang belum bisa profit konsisten jangan fokus sama uang dulu.

Fokuslah membangun skill trading Anda dan milikilah kebiasan-kebiasaan yang akan membawa Anda menjadi trader yang bisa profit konsisten.

Tapi Tunggu! Saya bisa salah!

Mungkin Anda pikir Anda adalah “The Special One” trader yang bisa menjadi miliuner minggu depan.

Barangkali Anda merasa ditakdirkan menjadi seorang Super Trader. Trading tanpa pernah rugi.

Bisa saja memang benar demikian, apa saja yang Anda beli naik harganya ke bulan.

Siapa yang tahu?

 

Good Luck!

Enjoy the process and have good trading habits!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *