PORTOFOLIO TAHAN KRISIS

Ketika terjadi krisis finansial tahun 2008 bursa global mengalami keruntuhan yang luar biasa. Harga saham-saham hampir di seluruh dunia rontok lebih dari -50%. Banyak perusahaan bangkrut dan gulung tikar.

Bisa jadi Anda merupakan salah satu trader/investor yang mengalami betapa kelamnya tahun 2008-2009. Semua saham yang Anda beli merugi sekalipun Anda mengklaim bahwa fundamental perusahaan tersebut sangat baik. Portofolio milik Anda merah berdarah-darah. Anda bahkan tidak mau lagi melihat portofolio yang ada di rekening trading Anda karena kerugian yang Anda alami sudah sangat besar. Keuntungan besar yang Anda peroleh sepanjang tahun 2007 tersapu bersih oleh krisis Sub-Prime Mortgage tahun 2008.

Apakah Anda mengalaminya? Ketakutan luar biasa dan yang bisa Anda lakukan hanya berdoa dan berharap agar penderitaan ini segera berakhir?

Anda tidak sendiri.

Bahkan Manajer Investasi profesional sekalipun merasakan apa yang Anda rasakan. Hanya sedikit orang-orang yang mampu melewati tahun 2008 dengan baik tanpa kehilangan banyak uang.

Dapatkah Anda membayangkan model portofolio yang turun hanya -2% pada tahun 2008,ketika ekonomi dunia turun dan pasar mengalami penurunan hingga 50% dari puncaknya?

Portofolio jenis apa yang pasti dibutuhkan yang akan berjalan baik di waktu baik dan buruk di semua musim ekonomi? Sehingga Anda tidak perlu kuatir lagi jika terjadi krisis finansial kapapun?
Bagaimana komposisi portofolio tersebut? Apa saja instrumen finansial yang harus dibeli? Berapa banyak yang harus dibeli (dalam persentase) dari total modal yang Anda miliki?

Tetaplah membaca karena Anda akan menemukan jawabannya di artikel ini.

Adalah seorang yang bernama Ray Dalio salah satu Hedge Fund Manager terbaik dunia. Beliau mendirikan Bridgewater Associates, perusahaan investasi terbesar di dunia dengan dana kelolaan lebih dari $160 Miliar. Dan Ray Dalio membagikan komposisi portofolio tahan krisis yang terkenal dengan nama Portofolio Semua Musim kepada investor/trader retail seperti Anda dan saya! Sehingga Anda dan saya tidak perlu lagi harus mengalami tahun-tahun mengerikan seperti krisis tahun 2008 di masa depan!

Anthony Robbins dalam bukunya Money Master The Game mewawancari Ray Dalio dan meminta Ray Dalio untuk memberikan “Holy Grail” sehingga uang di rekening investasi yang kita miliki tetap tumbuh dan hanya sedikit mengalami penurunan ketika melewati masa ekonomi sulit.

Ray Dalio sendiri akhirnya mengungkapkan komposisi Portofolio Semua Musim miliknya yang didesain memberikan imbal hasil luar biasa dan mampu menghadapi badai krisis apapun.

Adapun diversifikasi alokasi aset yang dilakukan Ray Dalio adalah menggabungkan antara saham (stocks),obligasi (bonds) dan komoditas (commodity) yang secara detail dibagi seperti berikut ini:

• 30% Stocks
• 40% Long Term US Bonds
• 15% Intermediate US Bonds
• 7.5% Gold
• 7.5% Commodities

Hanya memasukkan 30% saham dalam keseluruhan portofolio mungkin kedengaran terlalu sedikit, tetapi bagi Ray Dalio saham tiga kali lebih berisiko dibandingkan dengan obligasi.
Ray Dalio mengatakan obligasi memiliki komposisi terbesar dari keseluruhan portofolio untuk mengimbangi volatilitas dari saham. Lebih lanjut Ray Dalio mengatakan bahwa perlu memasukkan komoditas dan emas ke dalam portofolio sebagai penyeimban