MACD – Moving Average Convergence Divergence

Indikator MACD adalah sebuah momentum dan trend following indikator yang memberikan informasi berdasarkan hubungan dua buah moving average. Moving Average yang digunakan dalam MACD adalah Exponential Moving Average (EMA).

Pertama,mari kita melihat  komponen-komponen yang terdapat dalam indikator MACD yaitu:

1.MACD Line

Garis MACD adalah “jantung” dari indikator ini dan garis ini diperoleh dari pengurangan exponential moving average selama 26 hari dan 21 hari (EMA 26 – EMA 12). Pada dasarnya garis MACD ini merupakan “moving average crossover system” di dalam satu garis.

Keterangan:

MACD Line pada gambar di atas berwarna biru.

Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya bahwa MACD Line merupakan “moving average crossover system” di dalam satu garis. Dan dari contoh di atas Anda dapat melihatnya dengan jelas. Ketika garis EMA 12 memotong garis EMA 26 ke bawah terjadi deathcross (tanda panah warna merah). Pada saat yang sama Anda bisa melihat bahwa MACD line bergerak turun di bawah nol.

Jika terjadi deathcross maka ada kemungkinan terjadi pembalikan arah menjadi downtrend.Sama halnya jika MACD line mulai bergerak negative (di bawah nol) berarti ada kemungkinan telah terjadi trend reversal.

Demikian pula sebaliknya. Ketika garis EMA 12 memotong EMA 26 ke atas terjadi goldencross (tanda panah warna hijau). Pada saat yang sama Anda dapat melihat bahwa MACD line bergerak naik di atas nol.

Jika terjadi goldencross maka ada kemungkinan terjadi pembalikan arah menjadi uptrend. Jika MACD line mulai bergerak positif (di atas nol) berarti ada kemungkinan telah terjadi trend reversal.

2.Signal Line

Garis signal dihitung dari exponential moving average (EMA) dengan periode 9 hari. Ketika menggunakan indikator MACD,signal line sama pentingnya dengan MACD line. Pada gambar diatas Signal Line merupakan garis yang berwarna merah.Perpotongan antar dua garis ini dapat menentukan kapan waktu untuk membeli dan menjual.

3.MACD Histogram

MACD Histogram dihitung dari pengurangan MACD Line dengan Signal Line

Indikator MACD yang standar sering ditulis MACD (12,26,9)

Pada artikel ini kita hanya akan fokus pada MACD line dan Signal line saja. MACD Histogram dapat kita abaikan karena merupakan turunan dari MACD line dan signal line dan juga histogram tersebut tidak banyak memberikan informasi tambahan untuk keperluan trading.

Penggunaan Indikator MACD

1. MACD dapat digunakan untuk mengetahui trend yang sedang terjadi saat ini.

Pada gambar di bawah ini Anda dapat melihat ketika nilai MACD positif (di atas nol) berarti pasar sedang bullish (area berwarna hijau). Ketika nilai MACD negative (di bawah nol) berarti pasar sedang bearish (area berwana merah). Garis yang berwarna hitam merupakan titik nol.

2. MACD dapat juga digunakan untuk mengetahui kapan waktu untuk membeli dan menjual

Perpotongan antara MACD line dan signal line dapat dijadikan sebagai panduan untuk membeli dan menjual:

  • Saat untuk membeli,bila MACD line memotong signal line dari bawah ke atas.
  • Saat untuk menjual,bila MACD line memotong signal line dari atas ke bawah.